Kamis, 30 Oktober 2014

Sahabat di akhir Hayat

Sahabat di akhir Hayat

Sahabat diakhir hayat
Sahabat…
Tidak berharap sosok yang cantik
Tidak berharap sosok yang tampan
Tidak berharap sosok yang rupawan
Dan tidak berharap sosok yang sempurna
Biarkan aku yang merangkumnya …
Dalam candaku, tawaku, senangku, sedihku bersama sahabatku …
Tiba – tiba hembusan nafasku terhenti sejenak
Awan gelap muncul dihati dan pikiranku
Ada apa….., kenapa…….?
Apa yang terjadi….?
Tanpa suara , tanpa kata – kata
Dengan terikat akar–akar yang rapuh terpendam …
Diujung jalan hembusan angin membawa kibaran bendera kuning
Ku lihat sahabatku diam….
Tanpa suara, tanpa senyum, tanpa tawa
Dengan balutan kain kafan yang disekujur tubuhnya …
Hingga liang kubur pun datang

Sehingga hari – hariku terasa sunyi akan kuhadapi …
Walau candamu,tawamu tak akan pernah hilang dihidupku ..
Kaulah yang terbaik untukku
Selamat tinggal sahabatku …
Tidur lah yang lelap disana …
Mimpilah yang indah disana …
Sampai bertemu sahabatku dialam sana …
Karena disini aku selalu mendoakanmu …
Selamat jalan sahabatku ….

Tangan malaikatku (ibu)


abdoelmoeghits Tangan malaikatku (ibu)

Tangan itu
Tangan yang menyentuh tubuh ku
Tangan yang mengangkat ku dari kesunyian
Tangan yang memberikan kehangatan untuk ku
Tangan itu
Tangan yang dulunya selembut sutra kini mulai keriput
Tangan yang hanya bisa aku rasakan kelembutan dan ketulusannya
Tangan yang bisa membuat ku tertidur lelap

Berharap

berharap

Tuhan… Sampai kapan aku harus hidup dalam bayangannya.?
Aku ingin keluar dari kegelapan yang menyelimutiku…
Tuhan… Kirimkan aku bintangMu
Agar aku bisa lepas dari penjara hatinya
Kirimkan aku Malaikat Mu
Tuk menyinari langkahku
Agar hatiku tenang jalani hidup ini..
Agar ada cahaya yang menghampiriku